Ketua DPRD Kota Kendari Bergerak di Jakarta, Kawal Dukungan Nasional untuk Sukseskan UCLG ASPAC 2026

Ketgam: Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto mendampingi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, di Kantor Kementerian Dalam Negeri

JAKARTA, TAJUKSULTRA.ID – Komitmen Kota Kendari untuk tampil sebagai tuan rumah agenda internasional terus diperkuat. Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, bersama unsur Forkopimda mendampingi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam rangkaian kunjungan strategis ke sejumlah instansi penting di Jakarta pada 7–8 April 2026. Lawatan tersebut menjadi langkah konkret Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dan DPRD dalam membangun dukungan nasional demi menyukseskan UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kendari pada 7–9 Mei 2026.

Di balik pertemuan-pertemuan yang digelar, tersimpan misi besar: memastikan Kendari siap menyambut delegasi dari berbagai negara, memperkenalkan potensi daerah ke panggung global, serta menghadirkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.

Bagi DPRD Kota Kendari, agenda internasional tersebut merupakan momentum emas yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Karena itu, kehadiran Ketua DPRD Kendari, La Ode Muhammad Inarto dalam rombongan resmi Pemerintah Kota menjadi simbol kuat bahwa unsur legislatif dan eksekutif berjalan seiring dalam membawa nama daerah ke tingkat dunia.

Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto menegaskan, keberhasilan pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 membutuhkan kerja bersama seluruh elemen daerah. Menurutnya, DPRD memiliki tanggung jawab politik dan moral untuk memastikan agenda besar ini berjalan sukses serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ia menilai, pelaksanaan forum internasional di Kendari bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi juga tentang bagaimana daerah mampu menunjukkan kapasitas, kesiapan, dan daya saingnya di hadapan dunia internasional.

Ketgam: Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto mendampingi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, di Kantor Kementerian Pariwisata

“Ini kesempatan besar bagi Kota Kendari. Tidak semua daerah mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah agenda internasional. Karena itu, kita harus menyambutnya dengan kerja nyata, persiapan matang, dan kolaborasi semua pihak,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurut La Ode Muhammad Inarto, DPRD Kota Kendari akan terus memberikan dukungan melalui fungsi penganggaran, pengawasan, dan legislasi agar seluruh kebutuhan strategis menuju pelaksanaan forum dapat terpenuhi secara optimal.

Pada hari pertama kunjungan, delegasi Kota Kendari mendatangi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pertemuan tersebut diarahkan untuk mengundang kementerian sebagai bagian dari narasumber dan mitra strategis dalam pelaksanaan UCLG ASPAC 2026.

Langkah ini dinilai sangat penting karena forum internasional tidak hanya membahas tata kelola pemerintahan kota, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi sektor unggulan daerah. Kota Kendari ingin menjadikan forum tersebut sebagai etalase besar untuk memperkenalkan destinasi wisata, budaya lokal, kuliner khas, serta perkembangan ekonomi kreatif yang terus tumbuh.

La Ode Muhammad Inarto menilai keterlibatan kementerian akan memperkuat posisi Kendari sebagai daerah yang siap berkembang menjadi tujuan investasi dan destinasi wisata baru di kawasan timur Indonesia.

Ketgam: Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto mendampingi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melakukan audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota Jakarta

“Ketika tamu dari berbagai negara datang ke Kendari, maka yang mereka lihat bukan hanya forum pertemuan. Mereka akan melihat wajah kota, keramahan masyarakat, keindahan alam, dan peluang ekonomi yang kita miliki. Ini yang harus dipersiapkan sejak sekarang,” katanya.

Pada hari kedua, rombongan melanjutkan agenda dengan menemui Gubernur DKI Jakarta. Pertemuan ini memiliki arti strategis karena Jakarta dikenal berpengalaman dalam menyelenggarakan event nasional maupun internasional.

Bagi Kendari, pengalaman Jakarta sangat berharga, terutama dalam aspek manajemen acara, sistem transportasi tamu, pengamanan, penataan kota, hingga strategi pelayanan publik selama kegiatan berlangsung.

La Ode Muhammad Inarto menyebut, semangat belajar dari daerah yang lebih maju merupakan langkah cerdas dan realistis. Menurutnya, Kendari tidak perlu berjalan sendiri, tetapi dapat mengambil praktik terbaik dari daerah lain untuk disesuaikan dengan kondisi lokal.

“Jakarta punya pengalaman panjang sebagai tuan rumah event besar. Tentu banyak hal yang bisa dipelajari, mulai dari teknis pelaksanaan sampai bagaimana membangun citra kota di mata tamu internasional,” ungkapnya.

Ketgam: Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto mendampingi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melakukan audiensi ke Kamar Dagang dan Industri Indonesia

Ia menambahkan, forum seperti UCLG ASPAC harus menjadi batu loncatan bagi Kendari untuk bertransformasi menjadi kota modern yang terbuka, adaptif, dan kompetitif.

Selain menjalin komunikasi dengan Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah lain, delegasi Kota Kendari juga bertemu dengan jajaran Kadin dan HIPMI. Pertemuan tersebut menegaskan bahwa kesuksesan agenda internasional memerlukan dukungan sektor swasta.

Kolaborasi dengan dunia usaha dipandang sangat strategis, terutama dalam membuka ruang promosi investasi, pengembangan UMKM, penyediaan layanan pendukung kegiatan, hingga penciptaan peluang bisnis baru bagi pelaku usaha lokal.

La Ode Muhammad Inarto menyampaikan, DPRD Kota Kendari sangat mendorong keterlibatan pengusaha daerah agar manfaat ekonomi dari pelaksanaan UCLG ASPAC dapat dirasakan langsung masyarakat.

Hotel, restoran, transportasi, pelaku ekonomi kreatif, pengrajin, pedagang kecil, hingga sektor jasa lainnya diperkirakan akan ikut bergerak seiring datangnya peserta dan tamu dari berbagai negara.

Ketgam: Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto mendampingi Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran melakukan audiensi ke Himpunan Pengusaha Muda Indonesia

“Event internasional harus memberi efek berganda bagi ekonomi daerah. Kita ingin masyarakat ikut merasakan manfaatnya, bukan hanya sukses acaranya, tetapi juga meningkatnya perputaran ekonomi,” tegasnya.

Lebih jauh, La Ode Muhammad Inarto menilai UCLG ASPAC 2026 merupakan momentum penting dalam sejarah pembangunan Kota Kendari. Agenda tersebut dapat menjadi sarana promosi yang sangat efektif untuk menunjukkan kemajuan kota, potensi investasi, serta komitmen daerah terhadap pembangunan berkelanjutan.

Di sisi lain, kesiapan menjadi tuan rumah juga akan mendorong percepatan pembenahan berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, kebersihan kota, pelayanan publik, tata ruang, hingga kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, efek jangka panjang dari forum internasional jauh lebih besar daripada sekadar kegiatan tiga hari. Jika dikelola dengan baik, Kendari dapat memperoleh kepercayaan baru dari investor, wisatawan, dan mitra pembangunan.

Sebagai lembaga representasi rakyat, DPRD Kota Kendari memastikan dukungan penuh terhadap seluruh tahapan persiapan menuju pelaksanaan UCLG ASPAC 2026. La Ode Muhammad Inarto menegaskan, sinergi seluruh unsur pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci utama.

Ia mengajak seluruh warga Kota Kendari menjadikan agenda ini sebagai kebanggaan bersama. Sebab, ketika Kendari dipercaya menjadi tuan rumah pertemuan internasional, maka sesungguhnya yang sedang dipertaruhkan adalah nama baik daerah.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Kendari mampu. Mampu menjadi tuan rumah yang baik, mampu menyelenggarakan event internasional dengan sukses, dan mampu bersaing dengan kota-kota lain di tingkat global,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *