Bandara Haluoleo Kendari Dinilai Gagal Beri Kenyamanan Penumpang

Ketgam: Bandara Haluoleo Kendari

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Sorotan terhadap pelayanan Bandar Udara (Bandara) Haluoleo kembali terjadi, kali ini dari beberapa netizen.

Akun Facebook Dullah Onepiece mengatakan pelayanan di Bandara Udara Haluoleo petugasnya kurang ramah.

“lya btul juga sdh sering ke bandara pelayanannya kurang smile (Senyum),” katanya.

Netizen lainnya juga mengungkap bahwa sejumlah petugas terkadang terlihat sok sibuk.

“Bergaya sj krjanya merasa paling
sibuk, merasa yg punya pesawat semua itu,” ungkapnya.

Netizen, Ismail Ode menimpali bahwa pentingnya SDM.

“Itulah pentingnya SDM,” ujarnya.

Akun Tunggal Dara menyoroti kekurang pekaannya petugas terhadap pengunjung bandara.

*Karena Kurang Kesadaran Dan Kurang Kecakapan (MaLas tahu),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Bandara Haluoleo Kendari kembali menjadi sorotan usai keluhan penumpang viral di media sosial.

Keluhan tersebut muncul melalui video yang diunggah akun TikTok Eskrimmerkuri, Sabtu (28/3/2026).

Dalam video, penumpang mengaku kecewa terhadap sikap petugas bandara yang dinilai kurang ramah.

Ia menyebut petugas perlu meningkatkan pelatihan terkait etika pelayanan kepada pengguna jasa.

Penumpang tersebut mengaku kebingungan saat mencari lokasi check-in Pelita Air di area bandara.

Saat bertanya kepada petugas, ia merasa tidak mendapatkan respons yang jelas dan ramah.

Bahkan, ia mengaku mendengar komentar petugas yang dianggap merendahkan sambil tertawa.

Permasalahan pelayanan di Bandara Haluoleo2 disebut bukan kali pertama terjadi.

Sebelumnya, isu transportasi online juga menjadi sorotan karena belum diizinkan beroperasi di area bandara.

Kebijakan tersebut disebabkan belum adanya kerja sama resmi dengan pihak terkait.

Polemik transportasi bahkan sempat menuai kritik dari berbagai kalangan dan pemerintah daerah.

Pemda mengaku akan melakukan evaluasi terhadap sistem layanan yang dinilai belum optimal.

Keluhan juga datang dari pengemudi transportasi online terkait pembatasan dan dugaan intimidasi.

Sebagai pintu gerbang Sulawesi Tenggara, kualitas pelayanan bandara dinilai sangat penting.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret pihak berwenang untuk memperbaiki persoalan tersebut.

Reporter: Lan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *