Aksi Nyata Sekretariat DPRD Kota Kendari, RTH Papalimba Dibersihkan Sambut Tamu Dunia

Ketgam: Sekretariat DPRD Kendari, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Brimob Polda Sultra bahu-membahu mengevakuasi bangkai kapal yang lama terbengkalai

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menyiapkan diri sebagai tuan rumah ajang internasional UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026 terus diperkuat melalui langkah konkret di lapangan. Salah satunya ditunjukkan oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari yang menginisiasi kegiatan pembersihan bangkai kapal di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba, Kelurahan Pudai, Kecamatan Abeli, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar aksi bersih lingkungan, melainkan bagian dari strategi besar penataan kawasan yang akan difungsikan sebagai salah satu venue pendukung dalam perhelatan internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026 tersebut. RTH Papalimba diproyeksikan menjadi ruang representatif yang mencerminkan wajah Kota Kendari sebagai kota pesisir yang bersih, tertata, dan siap menyambut tamu-tamu dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Dalam pelaksanaannya, Sekretariat DPRD Kota Kendari menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari serta personel Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra). Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan kawasan, terutama dalam proses evakuasi bangkai kapal yang telah lama terbengkalai di lokasi tersebut.

Sekretaris DPRD Kota Kendari, M. Ibrahim Muis, hadir langsung memimpin kegiatan bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Saemina, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran Brimob Polda Sultra memberikan dukungan signifikan, terutama dalam pekerjaan teknis yang membutuhkan tenaga ekstra dan peralatan khusus untuk memindahkan material berat.

Ketgam: Sekretariat DPRD Kota Kendari bersama lintas OPD melakukan penataan awal kawasan RTH Papalimba agar lebih bersih, tertata, dan representatif

Sejak pagi hari, proses pembersihan dilakukan secara intensif. Tim gabungan bekerja membersihkan puing-puing bangkai kapal yang selama ini menjadi titik kumuh di kawasan RTH. Selain itu, sampah-sampah di sekitar lokasi turut diangkut, sementara penataan awal kawasan mulai dilakukan guna menciptakan ruang yang lebih tertib dan estetis.

Langkah ini dinilai sangat strategis, mengingat keberadaan bangkai kapal tidak hanya mengganggu keindahan kawasan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang lebih luas jika tidak segera ditangani. Dengan pembersihan ini, kawasan RTH Papalimba diharapkan dapat bertransformasi menjadi ruang publik yang layak dan representatif.

Usai kegiatan, Sekretaris DPRD Kota Kendari, M. Ibrahim Muis, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kerja kolaboratif antarinstansi menjadi fondasi penting dalam menyukseskan agenda besar berskala internasional.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan kontribusi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari serta Brimob Polda Sultra yang telah aktif berpartisipasi dalam membersihkan kawasan RTH Papalimba. Kegiatan ini bukan hanya berkontribusi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dari persiapan menyambut tamu-tamu kehormatan dalam ajang UCLG ASPAC 2026,” ujarnya.

Ketgam: Proses pengangkutan puing bangkai kapal di RTH Papalimba menandai transformasi kawasan pesisir menjadi ruang publik yang bersih dan tertata

Lebih lanjut, Ibrahim Muis menekankan bahwa kesiapan infrastruktur dan penataan kawasan menjadi salah satu indikator utama dalam menilai keseriusan sebuah daerah sebagai tuan rumah kegiatan internasional. Oleh karena itu, setiap detail, termasuk kebersihan dan estetika ruang publik, harus diperhatikan secara maksimal.

Menurutnya, DPRD Kota Kendari melalui Sekretariat tidak hanya berperan dalam fungsi administratif dan kelembagaan, tetapi juga turut mengambil bagian aktif dalam mendukung program strategis pemerintah daerah. Keterlibatan langsung dalam kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa DPRD hadir sebagai mitra yang konstruktif dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, partisipasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga menunjukkan bahwa upaya penataan kota tidak bisa dilakukan secara parsial. Semua sektor harus terlibat, termasuk sektor pendidikan, yang memiliki peran dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan.

Kehadiran Brimob Polda Sultra pun mendapat perhatian khusus. Dengan kemampuan dan peralatan yang dimiliki, proses evakuasi material berat dapat dilakukan dengan lebih cepat dan aman. Hal ini menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan mampu memberikan hasil yang optimal di lapangan.

Ketgam: Personel Brimob Polda Sultra membantu proses evakuasi material bangkai kapal yang membutuhkan penanganan khusus di kawasan RTH Papalimba

Dengan dilakukannya pembersihan ini, wajah RTH Papalimba perlahan mulai berubah. Dari kawasan yang sebelumnya dipenuhi bangkai kapal dan sampah, kini bertransformasi menjadi ruang yang lebih terbuka, bersih, dan siap ditata lebih lanjut. Pemerintah Kota Kendari pun diharapkan dapat melanjutkan tahap berikutnya, yakni penataan lanjutan dan pengembangan fasilitas pendukung.

Momentum ini sekaligus menjadi refleksi bahwa persiapan menuju UCLG ASPAC 2026 bukan hanya soal seremoni, tetapi juga tentang bagaimana Kota Kendari berbenah secara menyeluruh. Dari infrastruktur hingga ruang publik, semuanya harus mencerminkan kesiapan sebagai tuan rumah yang profesional.

Dengan waktu yang semakin dekat, langkah-langkah percepatan seperti ini diharapkan terus dilakukan secara konsisten. DPRD Kota Kendari melalui Sekretariatnya telah menunjukkan komitmen tersebut, sekaligus memberikan contoh bahwa kerja nyata di lapangan adalah kunci utama dalam menyukseskan agenda besar daerah.

Pada akhirnya, keberhasilan penyelenggaraan UCLG ASPAC 2026 tidak hanya akan menjadi kebanggaan pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat Kota Kendari. Dan dari RTH Papalimba yang kini mulai tertata, optimisme itu semakin terlihat nyata. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *