DPRD Kota Kendari Tegaskan Komitmen Perjuangkan Guru Honorer Menuju ASN PPPK

Ketgam: Ketua Komisi III DPRD Kendari, La Ode Azhar selaku pimpinan rapat didampingi oleh, Dr. Ir. H. Samsuddin Rahim, M.Si dan Muslimin T

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menggelar rapat penting yang membahas tentang “Kejelasan Status dan Peluang Diangkat Menjadi ASN PPPK”. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat DPRD Kota Kendari pada Selasa (29/7/2025) dimulai pukul 14.00 WITA dan dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD, serta perwakilan dari dinas terkait dan guru honorer berstatus R4.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kendari, La Ode Azhar selaku pimpinan rapat, didampingi oleh anggota DPRD, Dr. Ir. H. Samsuddin Rahim, M.Si dan Muslimin T. Agenda utama rapat adalah mencari solusi dan kejelasan terkait status para guru honorer.

Dalam jalannya rapat, setelah pembukaan dan penyampaian pernyataan dari berbagai pihak, terjadi diskusi yang mendalam. Para anggota DPRD menunjukkan komitmen kuat untuk memperjuangkan nasib para guru honorer.

La Ode Azhar mengaku sangat prihatin dengan kondisi tenaga guru honorer, terutama mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdi tetapi belum mendapat kepastian status.

Ketgam: Ketua Komisi III DPRD Kendari, La Ode Azhar selaku pimpinan rapat

“Kami sangat memahami kekhawatiran para guru honorer terkait status mereka. Ini adalah isu krusial yang harus segera kita carikan jalan keluarnya,” La Ode Azhar dalam rapat, menyuarakan kepedulian yang mendalam terhadap para pahlawan tanpa tanda jasa ini.

Menurutnya, perjuangan para guru honorer R4 sangat luar biasa, terutama karena mereka telah bertahun-tahun mengabdi dan mendidik generasi muda. Olehnya itu, Politisi Partai Golkar ini menegaskan bahwa DPRD Kota Kendari tidak akan sekadar melakukan formalitas dalam menerima aspirasi tersebut, tetapi akan benar-benar memperjuangkannya.

“Mereka sudah mengabdi dengan tulus selama bertahun-tahun, bahkan belasan hingga puluhan tahun, mengajar dan mendidik anak-anak kita untuk menjadi orang-orang hebat. Oleh karena itu, mereka sangat layak untuk mendapatkan posisi yang sesuai dengan harapan mereka,” tambah La Ode Azhar.

Pimpinan DPRD juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menyelesaikan persoalan ini. Menurutnya, tenaga ratusan guru honorer ini masih sangat dibutuhkan. Mereka punya peran besar dalam mencerdaskan anak bangsa.

Ketgam: Guru honorer berstatus R4 mengikuti rapat di DPRD Kendari

Ia juga menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap guru honorer, yang menurutnya merupakan ujung tombak pendidikan di Indonesia karena banyak yang mengajar di sekolah-sekolah.

“Kami akan terus berupaya memastikan hak-hak para guru honorer terpenuhi dan mereka mendapatkan kejelasan status,” tegas Bapak La Ode Azhar, memberikan optimisme kepada ribuan guru honorer di Kota Kendari.

Ia berharap tenaga honorer yang selama ini mengabdi di dalam dunia pendidikan mendapat kepastian status untuk masa depan bagi guru kehidupan yang layak.

Rapat ini menghasilkan kesimpulan yang menjadi angin segar bagi para tenaga pendidik. DPRD Kota Kendari akan menjadikan isu ini sebagai catatan penting dan akan kembali dibahas secara intensif pada saat pembahasan anggaran. Hal ini menunjukkan keseriusan DPRD dalam menindaklanjuti permasalahan kejelasan status guru honorer menjadi ASN PPPK.

Kesimpulan rapat ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret menuju kejelasan status dan masa depan yang lebih baik bagi para guru honorer di Kota Kendari. Masyarakat dan khususnya para guru honorer diharapkan dapat terus memantau perkembangan selanjutnya dari kebijakan ini. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *