Anggota DPRD Kendari, Rajab Jinik Apresiasi Wali Kota Kendari Raih Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

Ketgam: Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Penghargaan Kartini Infrastruktur Daerah Tahun 2026 yang diraih Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik, yang menilai penghargaan tersebut sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan visioner dan kerja nyata yang dirasakan masyarakat.

Penghargaan bergengsi itu diberikan oleh PT Lintas Media Infrastruktur di Jakarta pada Rabu, 22 April 2026, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini. Menurut Rajab Jinik, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan representasi dari keberhasilan kepemimpinan yang mampu menjawab kebutuhan publik melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Ia menegaskan, sejak masa kampanye hingga memasuki tahun pertama kepemimpinannya, Wali Kota Kendari telah menunjukkan konsistensi terhadap komitmen yang disampaikan kepada masyarakat. Berbagai program prioritas yang dijanjikan mulai diwujudkan secara bertahap dan memberi dampak nyata.

“Yang kita lihat hari ini adalah ukuran kepemimpinan yang jelas. Apa yang menjadi komitmen beliau sejak mencalonkan diri sampai menjalankan roda pemerintahan sangat terasa dan sangat kelihatan. Ini patut diapresiasi setinggi-tingginya,” ujar Rajab Jinik, Senin (27/4/2026).

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi teladan penting bagi generasi muda, khususnya kaum perempuan. Di tengah berbagai keterbatasan dan tanggung jawab sebagai seorang ibu rumah tangga, Siska Karina Imran dinilai mampu menunjukkan kapasitas besar sebagai pemimpin daerah yang membawa perubahan.

Ketgam: Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik

Rajab menilai, sosok Wali Kota Kendari telah membuktikan bahwa keberhasilan dalam kepemimpinan tidak hanya milik kaum laki-laki. Perempuan pun memiliki kemampuan yang sama untuk memimpin, mengambil keputusan, serta mengemban amanah besar bagi masyarakat.

“Selama ini masih ada pandangan bahwa perempuan ruang geraknya hanya di rumah tangga. Tapi hari ini dibuktikan bahwa perempuan juga bisa sukses memimpin dan membawa daerah menuju kemajuan,” katanya.

Ia menyebut filosofi Kartini sangat relevan dengan capaian tersebut. Semangat emansipasi yang dahulu diperjuangkan Kartini kini tercermin melalui hadirnya pemimpin perempuan yang membawa masyarakat dari keterbatasan menuju kemajuan dan kesejahteraan.

Lebih lanjut, Rajab Jinik menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar yang digencarkan Pemerintah Kota Kendari memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Infrastruktur seperti jalan, drainase, serta fasilitas publik lainnya menjadi fondasi utama bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Menurutnya, ketika kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, maka energi masyarakat tidak lagi habis untuk menghadapi persoalan lingkungan dan aksesibilitas. Masyarakat bisa lebih fokus mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat ekonomi keluarga.

Ketgam: Kadis Kominfo Kota Kendari, Sahuriyanto mewakili Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menerima penghargaan Anugerah Kartini Infrastruktur 2026

“Infrastruktur dasar itu sangat mempengaruhi perkembangan ekonomi dan sosial. Kalau jalan baik, drainase baik, fasilitas publik tersedia, masyarakat bisa lebih fokus bekerja dan meningkatkan usaha mereka,” jelasnya.

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur juga memberi dampak ekonomi langsung melalui keterlibatan tenaga kerja lokal. Rajab menilai kebijakan Pemerintah Kota Kendari yang mengedepankan pelibatan masyarakat lokal dalam setiap proyek pembangunan merupakan langkah strategis yang harus terus dijaga.

Ia menuturkan, pembangunan kota akan lebih bermakna ketika manfaatnya kembali dirasakan masyarakat. Pajak dan retribusi yang dibayarkan warga kemudian diputar kembali melalui pembangunan dan pembukaan lapangan kerja. Siklus itulah yang disebutnya sebagai keseimbangan pembangunan.

“Pemerintah membangun dengan melibatkan masyarakat, lalu hasil pembangunan kembali ke masyarakat. Itu yang hari ini berjalan di Kota Kendari,” katanya.

Rajab juga menyoroti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kota Kendari agar memprioritaskan tenaga kerja lokal. Menurutnya, korporasi yang berkembang di daerah harus ikut memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Ketgam: Piagam penghargaan Anugerah Kartini Infrastruktur 2026 kepada Walikota Kendari, Siska Karina Imran dari PT Lintas Media Infrastruktur

Ia menyebut DPRD Kota Kendari mendukung penuh kebijakan tersebut melalui fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi. Salah satu dasar hukumnya adalah Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2022 tentang investasi, yang memberi ruang luas bagi investor masuk ke Kendari dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku.

“Silakan berinvestasi di Kota Kendari, tetapi harus mengikuti aturan negara dan aturan daerah. Yang paling penting, masyarakat juga harus ikut merasakan manfaat dari investasi itu,” tegasnya.

Di sisi lain, Rajab mengakui tantangan pembangunan ke depan masih cukup besar, terutama di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah dan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Namun demikian, ia memastikan semangat pembangunan antara eksekutif dan legislatif tetap kuat untuk terus menjawab kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Kota Kendari tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah semata. Peran masyarakat sangat menentukan, terutama dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah melalui kepatuhan membayar pajak dan retribusi.

“Kota ini dibangun bukan hanya oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat. Karena itu kesadaran membayar pajak dan retribusi harus terus ditingkatkan. Jangan ada lagi penggelapan atau permainan pajak, sebab itu akan menghambat pembangunan daerah,” pungkasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *