JAKARTA, TAJUKSULTRA.ID – Langkah progresif Pemerintah Kota Kendari dalam menatap panggung internasional kian nyata. Di tengah upaya mematangkan persiapan United Cities and Local Governments Asia Pasific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting and Asia Pasific Forum 2026, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, melakukan audiensi strategis dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Prof. H. Tito Karnavian, Ph.D di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (6/4/2026).
Dalam pertemuan penting tersebut, Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, turut hadir sebagai representasi kekuatan legislatif daerah, menandai soliditas dan sinergi lintas sektor dalam menyongsong pelaksanaan United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC) Executive Bureau Meeting and Asia Pacific Forum 2026 yang akan digelar di Kota Kendari pada 7–9 Mei 2026.
Kehadiran Ketua DPRD Kota Kendari menjadi bukti nyata bahwa lembaga legislatif turut mengambil peran strategis dalam memastikan kesiapan daerah secara menyeluruh. Bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mulai dari Kepala Kejaksaan Negeri, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal), Komandan Lanud, hingga Kepala Bappeda, rombongan Pemkot Kendari tampil solid membawa satu misi besar: menjadikan Kendari sebagai tuan rumah berkelas dunia.
Audiensi tersebut menjadi forum krusial untuk memaparkan progres kesiapan sekaligus menyerap dukungan pemerintah pusat. Sejumlah aspek vital dibahas secara komprehensif, mulai dari kesiapan infrastruktur, ketersediaan akomodasi bagi delegasi internasional, sistem pengamanan terpadu, hingga strategi promosi yang masif guna memperkuat eksposur Kota Kendari di tingkat global.
Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, menegaskan bahwa pihaknya siap mengawal penuh setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, UCLG ASPAC 2026 bukan hanya agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk mengangkat citra dan daya saing daerah.

“Ini adalah kesempatan emas bagi Kota Kendari untuk tampil di panggung internasional. DPRD sebagai bagian dari unsur penyelenggara pemerintahan daerah tentu memberikan dukungan penuh, baik dari sisi kebijakan, penganggaran, maupun pengawasan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, La Ode Muhammad Inarto menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan event internasional ini akan memberikan efek domino yang signifikan, tidak hanya dalam aspek diplomasi daerah, tetapi juga pada sektor ekonomi, pariwisata, serta investasi.
“Dampaknya akan sangat luas. Kita tidak hanya berbicara tentang pertemuan antar pemerintah daerah, tetapi juga peluang besar untuk membuka jaringan kerja sama global, meningkatkan kunjungan, dan menggerakkan roda ekonomi lokal,” tambahnya.
Menurutnya, kehadiran delegasi dari berbagai negara akan menjadi kesempatan emas untuk menunjukkan potensi unggulan Kota Kendari, mulai dari kekayaan sumber daya alam, budaya lokal, hingga peluang investasi yang menjanjikan.

“Ajang ini akan menjadi panggung bagi Kendari untuk tampil di level global. Oleh karena itu, seluruh elemen daerah harus bersatu dan bekerja maksimal untuk memberikan kesan terbaik kepada para tamu internasional,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, dalam paparannya menyampaikan kesiapan Pemkot Kendari yang terus dimatangkan secara intensif. Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah bergerak secara terpadu untuk memastikan Kendari mampu menjadi tuan rumah yang profesional dan berstandar internasional.
“Kami berkomitmen penuh untuk memberikan yang terbaik. Ini bukan hanya tentang sukses penyelenggaraan, tetapi juga bagaimana Kendari dapat meninggalkan kesan positif bagi seluruh delegasi yang hadir,” ujarnya.
Wali Kota juga berharap dukungan konkret dari pemerintah pusat terus mengalir, terutama dalam penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, sehingga setiap aspek teknis dapat terpenuhi secara maksimal.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemerintah Kota Kendari. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan UCLG ASPAC 2026.
“Ini adalah peluang besar bagi daerah untuk menunjukkan kapasitasnya di tingkat internasional. Pemerintah pusat tentu akan mendukung penuh. Insyaallah saya akan hadir langsung dan memberikan keynote speech pada kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Didampingi Sekretaris Jenderal Kemendagri, Komjen Pol. Tomsi Tohir, Mendagri juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor yang solid guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan sukses.
Pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kota Kendari diharapkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan daerah. Tidak hanya sebagai ajang pertemuan pemerintah lokal se-Asia Pasifik, tetapi juga sebagai etalase potensi daerah yang mampu menarik perhatian dunia.
Sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama keberhasilan agenda ini. Dalam konteks tersebut, kehadiran Ketua DPRD Kota Kendari dalam audiensi bersama Mendagri menjadi pesan kuat bahwa seluruh elemen daerah berada dalam satu barisan yang solid.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Kota Kendari optimistis mampu menyelenggarakan UCLG ASPAC 2026 dengan sukses, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang siap bersaing di kancah global. (ADV)












