KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Dalam upaya memperkuat perekonomian berbasis kerakyatan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Koperasi Merah Putih yang mulai mengimplementasikan sistem digitalisasi dalam tata kelola usaha dan pelayanannya. Digitalisasi ini diharapkan menjadi terobosan penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta daya saing koperasi di era teknologi saat ini.
Hal itu disampaikan Ketua DPRD Kota Kendari saat menghadiri penyerahan kartu anggota digital kepada 65 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) se-Kota Kendari di KKMP Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Rabu 13 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program utama Presiden Prabowo yang diimplementasikan oleh Pemerintah Kota Kendari untuk memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi berbasis komunitas.
La Ode Muhammad Inarto menilai, koperasi memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi masyarakat, terutama dalam memberikan akses usaha dan permodalan bagi anggota. Namun, agar koperasi tetap relevan dan mampu bersaing, perlu adanya modernisasi sistem, salah satunya melalui digitalisasi.
“Digitalisasi bukan hanya tentang penggunaan aplikasi atau sistem online, tetapi tentang transformasi cara kerja koperasi agar lebih cepat, akurat, dan dapat menjangkau anggota secara lebih luas. Saya mendukung penuh inovasi digitalisasi Koperasi Merah Putih untuk menjadi contoh bagi koperasi lain di daerah,” ujarnya.

La Ode Muhammad Inarto menyampaikan apresiasi atas inovasi digitalisasi yang diterapkan, yang meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan koperasi. Menurutnya, penerapan teknologi dalam koperasi akan memudahkan pengelolaan data anggota, simpan pinjam, hingga penjualan produk, sekaligus mengurangi potensi kesalahan pencatatan dan kebocoran keuangan. Sistem digital juga memungkinkan koperasi menjalin kerja sama lebih luas dengan pihak perbankan, marketplace, hingga lembaga pendukung UMKM lainnya.
Ia menegaskan komitmen DPRD untuk mendukung dan mengawal program pemerintah daerah serta pusat agar berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain memberikan dukungan moral, Ketua DPRD juga mendorong Pemerintah Kota untuk memberikan fasilitasi berupa pelatihan teknologi, bantuan infrastruktur digital, serta insentif bagi koperasi yang melakukan modernisasi. Dengan demikian, transformasi koperasi menuju era digital dapat berjalan lebih cepat dan merata.
“Digitalisasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat, yang kami harapkan dapat direplikasi di seluruh Kota Kendari untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar La Ode Muhammad Inarto.
“Kita ingin koperasi bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Digitalisasi adalah kunci untuk mencapai itu,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran dalam sambutannya menegaskan bahwa koperasi merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kerakyatan, yang tidak hanya mengandalkan investasi besar dan infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dari tingkat bawah.

“Kegiatan ini merupakan program utama Presiden Prabowo yang wajib dijalankan oleh seluruh pihak, terutama pemerintah daerah. Kooperasi Kelurahan Merah Putih menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Penyerahan kartu anggota digital ini, lanjut Wali Kota, bukan sekadar proses administratif, melainkan simbol komitmen bersama dalam membangun kekuatan ekonomi berbasis komunitas. Ia berharap KKMP di Kelurahan Wundumbatu dapat menjadi pilot project yang menginspirasi pengembangan koperasi di seluruh Kota Kendari.
Wali Kota juga memaparkan bahwa, koperasi ini dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat secara terintegrasi, mulai dari layanan kesehatan, sembako, hingga transaksi perbankan, dengan pelayanan yang beroperasi selama 24 jam. Selain itu, sistem digitalisasi koperasi yang diinisiasi bersama PT Amanah diharapkan menjadi model bagi koperasi di daerah lain di Indonesia.
Ia menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap pengelolaan koperasi, mengingat erat kaitannya dengan keuangan. Karena itu, pihaknya mengajak Satgas dan Forkompimda untuk bersama-sama memantau secara transparan setiap aktivitas koperasi.
“Koperasi Merah Putih harus menjadi simbol persatuan dan kemajuan ekonomi di Kota Kendari. Dengan kebersamaan, kita pasti bisa mewujudkan kota yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis kartu anggota kepada pengurus koperasi. Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga berbelanja langsung menggunakan kartu digital sebagai bentuk dukungan nyata. Penyerahan kartu anggota digital KKMP ini menegaskan semangat gotong royong dan kemandirian ekonomi di Kota Kendari, serta sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kota yang maju dan sejahtera. (ADV)












