Anggota DPRD Kota Kendari, Rajab Jinik: Sekolah Rakyat Langkah Progresif yang Mampu Menjawab Problematika Sosial

Ketgam: Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan alternatif yang diinisiasi pemerintah pusat untuk menjamin akses dan kesetaraan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan langkah progresif yang mampu menjawab problematika sosial yang berkaitan dengan pendidikan, kemiskinan, dan pengangguran. Program ini, kata dia, tidak hanya memberikan kesempatan belajar tanpa biaya, tetapi juga menjamin masa depan anak-anak yang sebelumnya terpaksa putus sekolah.

“DPRD Kota Kendari sangat mensupport program Sekolah Rakyat ini. Ini merupakan bentuk nyata pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang sebenarnya memiliki potensi besar, namun terkendala oleh kondisi ekonomi orang tuanya,” beber Rajab Jinik saat diwawancarai di Gedung DPRD Kota Kendari, Senin (14/7/2025).

Menurut Rajab, Sekolah Rakyat memiliki dua nilai utama yang sangat penting, yakni bebas biaya pendidikan dan jaminan masa depan. Hal inilah yang menjadi daya tarik sekaligus solusi bagi persoalan klasik yang dihadapi masyarakat kurang mampu di Kota Kendari.

Ketgam: Anggota DPRD Kota Kendari, Rajab Jinik

“Pertama, sekolah ini bebas biaya, itu sudah pasti. Kedua, ada jaminan masa depan bagi peserta didik. Artinya, mereka tidak hanya belajar sampai tamat, tetapi diarahkan untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau dibekali keterampilan untuk siap masuk dunia kerja,” terangnya.

Politikus Golkar ini juga menekankan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat akan memberi dampak sosial yang luas. Selain membuka kembali akses pendidikan bagi anak-anak putus sekolah, program ini juga berpotensi menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Kendari.

“Dengan adanya Sekolah Rakyat, maka semakin banyak anak yang bisa kembali mengakses pendidikan. Ini artinya, secara bertahap kita bisa mengurangi angka putus sekolah. Kalau pendidikan sudah merata, maka angka kemiskinan juga bisa ditekan. Ini multiplier effect-nya sangat besar,” tegas Rajab Jinik.

Dia berharap agar Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bisa lebih proaktif dalam mendorong pelaksanaan Sekolah Rakyat di tingkat lokal, baik melalui sinergi dengan pemerintah pusat maupun dengan menggandeng lembaga sosial dan sektor swasta.

Ketgam: Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik

“Pemkot Kendari harus bisa menjadi pelopor, menjadi contoh daerah lain bahwa program seperti ini bisa berjalan maksimal bila ada sinergi semua pihak. DPRD siap mendukung dari sisi regulasi maupun pengawasan agar program ini berjalan sesuai harapan,” kata dia.

Lebih lanjut, Rajab Jinik mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai jalan keluar dari keterbatasan ekonomi yang kerap kali menjadi alasan utama anak-anak berhenti sekolah. Ia juga mendorong orang tua agar tak ragu mendaftarkan anak-anak mereka ke program ini.

“Kami ingin mengajak para orang tua, terutama yang anaknya terpaksa berhenti sekolah karena biaya, untuk tidak putus harapan. Sekolah Rakyat ini hadir untuk itu. Pemerintah hadir melalui program ini demi memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam hal pendidikan,” bebernya.

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas sebagai solusi pendidikan nonformal atau semi-formal yang setara dengan sekolah reguler, namun lebih fleksibel dari segi waktu dan metode belajar. Program ini ditujukan untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera, anak putus sekolah, hingga remaja yang ingin memperoleh keterampilan vokasional.

Program ini telah diterapkan di berbagai daerah di Indonesia dengan dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Salah satu keunggulan program ini adalah pendekatan berbasis komunitas, pembelajaran kontekstual, serta adanya kerja sama dengan dunia usaha untuk penyaluran lulusan. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *