KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari menjadi momentum penting yang tidak hanya merefleksikan perjalanan panjang sejarah daerah, tetapi juga menegaskan arah pembangunan Kota Lulo menuju kota modern yang tetap berpijak pada nilai budaya dan kearifan lokal. Nuansa sakral dan penuh semangat kebersamaan begitu terasa dalam upacara yang digelar di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Sejak pagi hari, ribuan peserta dan tamu undangan mulai memadati kawasan Balai Kota Kendari. Balutan pakaian adat Tolaki yang dikenakan para pejabat, anggota DPRD, Forkopimda hingga aparatur sipil negara menghadirkan pemandangan yang sarat makna. Simbol budaya itu menjadi penegasan bahwa Kendari terus tumbuh sebagai kota modern tanpa meninggalkan identitas lokalnya.
Di tengah suasana khidmat tersebut, Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto hadir bersama sejumlah anggota legislatif sebagai bentuk dukungan nyata terhadap semangat pembangunan daerah. Turut hadir Wakil Ketua II DPRD Kota Kendari Irmawati bersama anggota DPRD lainnya seperti Hetty Saranani, H. Samsuddin Rahim, H. Jumran, La Ode Azhar, Simon Mantong, Arsyad Alastum, Hasbulan, Apriliani Puspitawati, Fitri Yanti Rifai, Fadhal Rahmat, Saharuddin dan La Yuli.
Upacara peringatan HUT ke-195 Kota Kendari dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus selaku inspektur upacara. Kehadiran pejabat Pemerintah Pusat tersebut menjadi perhatian tersendiri dan dinilai sebagai bentuk pengakuan terhadap perkembangan pesat Kota Kendari dalam beberapa tahun terakhir.
Prosesi upacara diawali dengan pemutaran video dokumenter sejarah Kota Kendari. Tayangan tersebut menggambarkan perjalanan panjang Kota Kendari sejak masa awal pembentukan hingga berkembang menjadi pusat perdagangan, jasa dan pemerintahan di Sulawesi Tenggara. Dokumenter itu seolah mengingatkan seluruh peserta upacara bahwa kemajuan sebuah daerah lahir dari kerja keras, persatuan dan konsistensi pembangunan lintas generasi.

Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Muhammad Inarto, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri yang secara langsung memimpin jalannya upacara peringatan hari jadi Kota Kendari.
Menurutnya, kehadiran Pemerintah Pusat menjadi energi positif sekaligus bukti bahwa Kota Kendari terus mendapat perhatian dalam agenda pembangunan nasional.
“Kita merasa sangat terhormat dengan kesempatan yang diberikan kepada Kota Kendari, di mana Wakil Menteri Dalam Negeri dapat langsung hadir dan memimpin upacara HUT ke-195 Kota Kendari. Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat sekaligus bukti bahwa Kendari terus berkembang dan mendapat perhatian dari pemerintah pusat,” ujarnya.
La Ode Muhammad Inarto menilai, capaian pembangunan yang diraih Kota Kendari saat ini merupakan hasil sinergi yang baik antara pemerintah daerah, DPRD dan seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, DPRD Kota Kendari akan terus memberikan dukungan terhadap program-program strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan progres yang sangat positif. Pertumbuhan ekonomi Kota Kendari yang mencapai 5,16 persen dinilai melampaui rata-rata nasional dan menjadi bukti bahwa sektor ekonomi daerah tumbuh secara sehat.

Tidak hanya itu, keberhasilan menjaga inflasi di angka 2,96 persen melalui kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga dinilai sebagai capaian yang patut di apresiasi. Di tengah tantangan ekonomi global, Kendari mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa kerja kolaboratif pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder berjalan baik. DPRD tentu mendukung penuh langkah-langkah strategis yang dilakukan pemerintah kota demi menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
La Ode Muhammad Inarto juga menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kendari yang mencapai angka 86,36 dan menempatkan Kendari sebagai salah satu daerah dengan IPM tertinggi secara nasional. Baginya, capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa pembangunan sektor pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat berjalan seimbang.
Lebih jauh, La Ode Muhammad Inarto menyebut momentum HUT ke-195 Kota Kendari harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah.
Ia menilai tema HUT tahun ini, “Bersatu dalam Kerukunan, Maju dalam Pembangunan, Mendunia Bersama Kota Kendari”, bukan sekadar slogan, tetapi menggambarkan arah besar pembangunan Kota Kendari ke depan.

“Kita ingin Kendari menjadi kota yang maju, modern dan mendunia, tetapi tetap menjunjung tinggi budaya lokal dan nilai-nilai kebersamaan. Semangat inilah yang harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas kemajuan Kota Kendari yang dinilai berkembang sangat pesat. Ia menegaskan bahwa Kendari kini tidak hanya menjadi ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, tetapi juga mulai mendapat perhatian dunia internasional.
Hal itu ditandai dengan ditunjuknya Kota Kendari sebagai tuan rumah kegiatan United Cities and Local Government (UCLG) ASPAC Tahun 2026. Menurutnya, kepercayaan internasional tersebut menjadi bukti bahwa kapasitas Kota Kendari dalam sektor Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) terus meningkat dan mampu bersaing dengan kota-kota besar lainnya.
“Kepercayaan dunia internasional untuk menyelenggarakan konferensi di kota ini adalah pengakuan atas kapasitas MICE Kendari yang setara dengan kota-kota besar di dunia, Yang kita lihat hari ini di Kendari adalah cermin wajah masa depan Indonesia. Kota yang modern namun tetap menjaga akar budayanya, kota yang ambisius secara ekonomi namun tetap inklusif secara sosial,” ungkapnya.
Di sisi lain, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menegaskan bahwa usia ke-195 tahun menjadi tonggak penting bagi Kota Kendari untuk terus memperkuat daya saing daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Menurut Siska Karina Imran, berbagai capaian pembangunan yang diraih saat ini merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, DPRD, Forkopimda hingga dukungan masyarakat Kota Kendari.
Ia menyampaikan rasa syukur karena Kota Kendari mampu menunjukkan perkembangan signifikan di berbagai sektor, mulai dari pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga penguatan identitas budaya lokal.
“Kita ingin Kendari tumbuh menjadi kota yang maju, nyaman, modern dan mendunia, namun tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan kearifan lokal. Karena itu, persatuan dan kebersamaan harus terus menjadi kekuatan utama kita dalam membangun daerah,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan DPRD Kota Kendari yang selama ini terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mengawal berbagai program pembangunan strategis. Menurutnya, hubungan harmonis antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam menciptakan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
“Sinergi Pemerintah Kota bersama DPRD merupakan fondasi utama dalam memastikan pembangunan berjalan optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini terus diperkuat demi mewujudkan Kendari yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (ADV)












