KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Dalam upaya memperkuat fungsi pengawasan dan memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Kendari, Rabu (27/8/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda kerja Komisi 2 pada bulan Agustus, dengan tujuan untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi DPRD Kota Kendari. Selain itu, kunjungan ini juga menjadi bagian dari langkah konkret DPRD dalam mendukung tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, serta berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Kendari, Jabar al-Jufri, bersama anggota Komisi II, Muhammad Maulana Ali Syaputra hadir dalam kunjungan ini dan diterima langsung oleh Plt. BKAD Kota Kendari, Marvin, beserta jajarannya.
Dalam keterangannya, Jabar al-Jufri menyampaikan bahwa kunjungan ini sangat penting untuk memastikan sinergi antara DPRD dan BKAD dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

“Kami berharap dengan adanya koordinasi yang baik, pengelolaan keuangan daerah dapat lebih transparan dan akuntabel, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Kendari,” ujarnya.
Kunjungan kerja ini juga menjadi ruang untuk menegaskan bahwa DPRD tidak hanya mengawasi dari luar, tetapi juga hadir secara langsung untuk mendengar, melihat, dan memahami kondisi riil yang dihadapi perangkat daerah. Dengan begitu, pengawasan yang dilakukan bukan hanya formalitas, tetapi benar-benar berbasis data dan fakta di lapangan.
Diskusi berjalan dinamis. Anggota Komisi II banyak mengajukan pertanyaan dan masukan terkait perencanaan keuangan daerah, tata kelola aset, serta tantangan yang dihadapi BKAD dalam merealisasikan target-target strategis.
Salah satu sorotan utama adalah soal optimalisasi pendapatan daerah, efektivitas penggunaan anggaran, serta pentingnya sinergi lintas perangkat daerah untuk memperkuat sistem pengelolaan keuangan yang modern dan terintegrasi.
Sementara itu, Muhammad Maulana Ali Syaputra menyoroti pentingnya menjaga disiplin anggaran. Penyerapan belanja daerah harus diimbangi dengan efektivitas program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, bukan sekadar memenuhi target administrasi.

“Kami juga ingin memastikan bahwa program-program pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja BKAD,” ungkapnya.
Dalam suasana penuh kebersamaan itu, baik DPRD Kendari maupun BKAD Kendari sepakat untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi. DPRD berkomitmen memberikan dukungan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan, sementara BKAD Kendari berkomitmen meningkatkan kinerja agar tata kelola keuangan daerah semakin tertib, efisien, dan berintegritas.
Plt. BKAD Kota Kendari, Marvin, menyambut baik kedatangan Komisi II DPRD Kendari. Ia menjelaskan secara rinci langkah-langkah yang telah dilakukan, termasuk upaya memperbaiki sistem akuntansi keuangan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pengembangan sistem berbasis digital untuk mempercepat proses administrasi dan meminimalisir potensi penyimpangan.
“Kami berterima kasih atas perhatian DPRD, masukan dan pengawasan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja. Kami percaya, dengan dukungan legislatif, pengelolaan keuangan daerah Kendari akan semakin baik,” ujarnya.
Di akhir kunjungan, Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Jabar al-Jufri menyampaikan apresiasi atas keterbukaan BKAD serta menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif adalah kunci keberhasilan. Mereka berharap, kolaborasi ini terus berlanjut agar setiap kebijakan anggaran benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat Kendari. (ADV)












