Pemkot Kendari Matangkan Persiapan TPST Puuwatu, Bangda Kemendagri Turun Beri Pendampingan

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus mematangkan persiapan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Puuwatu. Langkah ini diperkuat melalui pendampingan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bangda) Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan seluruh persyaratan pelaksanaan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) terpenuhi.

Pembahasan progres persiapan LSDP Kota Kendari digelar di Ruang Rapat Wali Kota Kendari, Kamis (27/8/2026). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan desk bersama sejumlah perangkat daerah serta peninjauan langsung ke lokasi yang direncanakan menjadi tempat pembangunan TPST Puuwatu.

Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan Kota Kendari benar-benar siap memasuki tahapan pelaksanaan program, khususnya dalam pembangunan dan peningkatan layanan pengelolaan persampahan.

LSDP merupakan program pemerintah yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga dengan dukungan Bank Dunia. Dalam pelaksanaannya, Kementerian Dalam Negeri bertindak sebagai Executing Agency, sementara Ditjen Bina Pembangunan Daerah memiliki peran dalam mengawal implementasi program di tingkat daerah.

Adapun Kementerian PPN/Bappenas terlibat dalam koordinasi dan perencanaan pembangunan program pada tingkat nasional bersama kementerian dan lembaga terkait.

Melalui skema tersebut, Ditjen Bangda memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah untuk memastikan berbagai indikator kesiapan dapat dipenuhi sebelum program berjalan. Aspek yang dibahas mencakup kelembagaan, regulasi, pembiayaan, layanan persampahan, kesiapan lahan hingga aspek lingkungan.

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan tim Bangda Kemendagri kepada Pemerintah Kota Kendari.

Menurutnya, pendampingan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkot Kendari untuk memastikan seluruh tahapan persiapan pembangunan TPST Puuwatu dilakukan secara matang dan sesuai ketentuan.

“Pendampingan ini sangat penting bagi kami untuk memastikan seluruh persyaratan dan kesiapan daerah dapat terpenuhi,” ujar Sudirman.

Ia menegaskan, Pemkot Kendari akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar persiapan pembangunan TPST Puuwatu dapat berjalan optimal.

Pembangunan TPST diharapkan tidak sekadar menjadi solusi terhadap persoalan sampah, tetapi juga memperkuat sistem pengelolaan persampahan Kota Kendari secara berkelanjutan.

Reporter: Lan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *