KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menggelar audiensi bersama dua organisasi kemahasiswaan, yakni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Kota Kendari, pada Senin, 7 Juli 2025.
Audiensi yang berlangsung di ruang rapat Ketua DPRD Kota Kendari tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala, didampingi Wakil Ketua II, Irmawati. Turut hadir dalam agenda tersebut Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Kendari, Simon Mantong, dan Sekretaris Komisi III, Muslimin.
Kedua organisasi mahasiswa tersebut hadir dengan membawa agenda strategis masing-masing. GMNI Kendari memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan nasional berupa Kongres Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang akan digelar di Kota Kendari.
Sementara GMKI Kendari menginformasikan rencana Konferensi Studi Lokal dan Konferensi Cabang GMKI Kendari yang akan berlangsung dalam waktu dekat.
Merespon hal itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala menyambut baik kehadiran GMNI dan GMKI sebagai representasi mahasiswa yang aktif menyuarakan kepentingan rakyat serta ikut berperan dalam pembangunan daerah.
“Kami sangat menghargai inisiatif dari teman-teman GMNI dan GMKI. Kehadiran organisasi kemahasiswaan seperti ini menjadi bagian penting dalam proses demokrasi, sekaligus mitra strategis dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan pemuda dan pelajar,” ujarnya.

Rizki menegaskan bahwa DPRD Kota Kendari siap memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, apalagi jika kegiatan tersebut berskala nasional yang membawa nama baik daerah.
“Kami di DPRD tentu menyambut positif rencana pelaksanaan Kongres GMNI di Kendari. Ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi secara nasional, tetapi juga menjadi ajang promosi daerah. Kendari akan menjadi tuan rumah tamu-tamu dari seluruh Indonesia,” tambah Rizki.
Senada dengan itu, Wakil Ketua II DPRD Kota Kendari, Irmawati, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, DPRD, dan elemen mahasiswa. Menurutnya, ruang-ruang audiensi seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi antara generasi muda dengan para pengambil kebijakan.
“Organisasi kemahasiswaan adalah pilar penting dalam kehidupan sosial-politik bangsa. Mereka bukan hanya agen perubahan, tapi juga pengawas sosial yang kritis terhadap kebijakan publik. Oleh karena itu, kami siap mendengar, mendampingi, dan memberikan support sesuai dengan kapasitas kami di DPRD,” ujar Irmawati.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Kendari, Simon Mantong, menilai bahwa semangat GMNI dan GMKI dalam membangun organisasi dengan pendekatan intelektual dan advokasi merupakan langkah positif yang patut diapresiasi.
“Kami dari DPRD sangat terbuka untuk berdiskusi dengan adik-adik mahasiswa. Saya pribadi mengajak GMNI dan GMKI untuk terus menjaga idealisme, dan ikut serta mengawal jalannya pemerintahan di daerah ini secara kritis namun konstruktif,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Komisi III, Muslimin, yang menekankan bahwa DPRD tidak hanya berfungsi sebagai legislator dan pengawas pemerintah, tetapi juga sebagai jembatan aspirasi masyarakat, termasuk dari kalangan mahasiswa.
“Selama tujuannya positif, membangun, dan berkontribusi bagi daerah, maka kami akan selalu terbuka untuk mendukung. Kegiatan seperti Kongres dan Konferensi Cabang ini sangat penting untuk penguatan demokrasi dari akar rumput,” paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua GMNI Cabang Kota Kendari, Rasmin Jaya menyampaikan bahwa pelaksanaan Kongres Nasional GMNI akan melibatkan ribuan kader dari seluruh Indonesia. Ia menekankan bahwa Kota Kendari sebagai tuan rumah akan memperoleh banyak manfaat dari sisi ekonomi, promosi budaya, hingga penguatan citra daerah.
“Kami melihat Kendari memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah Kongres GMNI. Kami berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD dalam menyukseskan agenda nasional ini,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua GMKI Cabang Kendari, Maria Lestari, menjelaskan bahwa Konferensi Studi Lokal dan Konferensi Cabang GMKI menjadi forum penting untuk merumuskan arah gerakan organisasi, sekaligus memperkuat kaderisasi.
“Melalui konferensi ini, kami ingin membentuk kepemimpinan baru GMKI Kendari yang visioner, serta memperkuat peran mahasiswa Kristen dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan,” kata Maria.
Ia juga menyampaikan harapan agar DPRD Kota Kendari dan pemerintah setempat dapat terus membuka ruang dialog dan kerjasama dengan organisasi-organisasi mahasiswa di Kendari. (ADV)












