Patroli Gabungan Dipimpin Wali Kota, DPRD Kota Kendari Apresiasi dan Siap Kawal Keamanan Warga

Ketgam: Anggota DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Malam akhir pekan di Kota Kendari biasanya identik dengan jalanan padat, deru knalpot kendaraan roda dua, serta keramaian warga yang beraktivitas di pusat kota. Namun, Sabtu (20/9/2025) malam, pemandangan berbeda tersaji. Ratusan personel gabungan aparat keamanan terlihat berjaga dan berkonvoi, dipimpin langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran.

Sebanyak 220 personel gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, serta jajaran Pemerintah Kota Kendari dikerahkan untuk menyisir sejumlah titik vital kota. Patroli ini diawali dengan apel pasukan di Jalan Abdullah Silondae, di mana Wali Kota Kendari memimpin langsung jalannya apel dengan penuh ketegasan.

Dalam kesempatan itu Wali Kota Siska Karina Imran menegaskan bahwa keamanan ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara tidak boleh ditawar. Sebagai pusat aktivitas masyarakat, Kendari harus dijaga agar tetap kondusif, terutama pada malam akhir pekan yang kerap memicu kerawanan.

“Kota Kendari adalah pusat aktivitas terbesar di Sulawesi Tenggara. Stabilitasnya harus kita jaga bersama. Patroli ini bukan sekadar seremonial, tapi bukti kolaborasi nyata. InsyaAllah kegiatan ini juga akan saya laporkan ke Mendagri agar bisa menjadi contoh yang baik bagi daerah lain,” tegas Siska di hadapan ratusan personel yang bersiap menjalankan tugas.

Tak hanya memimpin apel, Wali Kota Kendari juga ikut langsung dalam konvoi patroli dengan cara unik. Ia dibonceng motor oleh seorang polwan Satlantas, sementara Kapolresta Kendari, Wakil Wali Kota, serta jajaran Forkopimda ikut memimpin rombongan dengan mengendarai sepeda motor.

Ketgam: Anggota DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik

Kehadiran kepala daerah di barisan depan iring-iringan menjadi simbol bahwa pemerintah kota tidak hanya memberi instruksi, tetapi juga turut terjun bersama aparat di lapangan.

Rute patroli malam itu menyusuri berbagai titik yang dianggap rawan dan ramai aktivitas masyarakat. Mulai dari jalur By Pass, Kendari Beach, Jembatan Teluk Kendari, Papalimba, Jalan Madusila, simpang RSUD, perempatan kampus UHO, Pasar Baru, hingga Polsek Mandonga. Konvoi berakhir dengan kembali ke titik awal apel.

Di sela patroli, Wali Kota Siska Karina Imran tak hanya fokus pada aspek keamanan. Ia juga menyempatkan diri berdialog dengan warga, khususnya di kawasan Papalimba yang menjadi salah satu titik keramaian. Momen itu dimanfaatkan warga untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sehari-hari, salah satunya terkait sampah dan kebersihan lingkungan.

“Kehadiran Ibu Wali Kota di sini membuat kami merasa diperhatikan langsung. Harapan kami, persoalan sampah segera ada solusi, karena ini sudah menjadi keluhan banyak warga,” kata Amir, salah seorang warga Papalimba yang menyampaikan aspirasinya secara langsung.

Menanggapi keluhan tersebut, Siska menegaskan bahwa patroli gabungan ini tidak semata-mata berfokus pada keamanan kota, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, sekaligus memastikan situasi kota tetap aman. Kalau warga nyaman, aktivitas ekonomi dan sosial juga ikut berjalan baik,” tutupnya.

Ketgam: Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran bersama ratusan personel gabungan aparat keamanan

Langkah Wali Kota Kendari ini langsung menuai apresiasi dari kalangan legislatif. Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik, menilai apa yang dilakukan Wali Kota Siska merupakan contoh nyata kepemimpinan yang patut diapresiasi. Baginya, keterlibatan seorang kepala daerah di lapangan menunjukkan bahwa pemerintah kota serius menjaga stabilitas Kendari.

“Patroli yang dipimpin langsung Wali Kota ini menunjukkan kepemimpinan yang nyata, bukan simbolis. Ini memberi pesan kuat bahwa Pemkot Kendari tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga ikut memastikan warganya merasa aman. Kami di DPRD menilai langkah ini sangat strategis untuk menumbuhkan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan publik kepada pemerintah,” beber politikus Golkar itu.

Lebih lanjut, Rajab menegaskan bahwa DPRD tidak hanya sebatas memberikan apresiasi, tetapi juga berkomitmen untuk mengawal program-program pemerintah kota dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia menyebut, fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif akan dimaksimalkan, baik dalam hal pengawasan maupun dukungan anggaran.

“Kami siap bersinergi. Menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat bukan hanya tugas pemerintah kota dan aparat, tapi juga bagian dari tanggung jawab DPRD sebagai representasi rakyat. Kami akan memastikan setiap program yang berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan warga Kendari mendapatkan dukungan penuh,” ungkapnya.

Rajab juga menyoroti bahwa kehadiran Wali Kota di lapangan bersama aparat keamanan dan masyarakat bisa menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara eksekutif dan legislatif. Ia menilai, sinergi ini adalah kunci untuk mewujudkan Kendari yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman sebagai kota metropolitan baru di kawasan timur Indonesia.

“Kalau eksekutif, legislatif, TNI-Polri, dan masyarakat bisa bersatu, maka Kota Kendari akan semakin kokoh. Inilah bentuk nyata kolaborasi pemerintahan modern yang menekankan kerja sama lintas sektor demi kepentingan masyarakat luas,” tandasnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *