KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam Enam Kendari terus melakukan peningkatan kapasitas kepada mahasiswa untuk bekal mereka di masa depan. Salah satu kemampuan interpersonal yang diberikan yakni pelatihan public speaking bagi mahasiswa.
Dalam pelatihan yang digelar pada Sabtu (14/12/2024) mendatangkan tiga pemateri yang professional di bidangnya guna mengasah kemampuan mahasiswa. Pemateri yang dihadirkan yakni: Dr. Asraf, S.E., M.M, Dr. David C.E. Lisapaly, S.E., M.M., dan Dr. Rince Tambunan, S.E., M.M.
Pelatihan Public Speaking yang bertajuk “Dare to Speak, Dare to Action” sukses dilaksanakan. Sebanyak 135 peserta, yang terdiri dari mahasiswa Program Studi Manajemen dan peserta lainnya terlihat antusias dan bersemangat mengikuti kegiatan untuk mengembangkan kemampuan komunikasi mereka.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pembekalan intensif tentang berbagai teknik berbicara di depan umum, termasuk cara menyampaikan pidato, menjadi pembawa acara (MC), dan bertindak sebagai moderator. Setiap sesi dirancang untuk memberikan pengalaman praktis yang dapat langsung diterapkan oleh peserta.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum bagi mahasiswa, sebagai salah satu modal penting dalam dunia kerja dan kehidupan profesional.
Ketua STIE Enam Enam Kendari, Prof. Dr. H. Abd Azis Muthalib, S.E., M.Si., secara resmi membuka pelatihan ini. Dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya kemampuan public speaking bagi mahasiswa untuk dapat berkontribusi lebih baik dalam masyarakat.
“Public speaking merupakan keterampilan yang sangat penting bagi mahasiswa. Kemampuan ini berperan besar dalam membangun komunikasi efektif, meningkatkan kepercayaan diri, serta menjadikan mahasiswa lebih siap dan mampu berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan,” jelasnya.
Ketua Program Studi Manajemen, La Ode Almana, S.E., M.E., yang ditemui di ruang kerjanya, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari tanggung jawab akademik untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan berkomunikasi yang baik.
“Ketika seseorang mampu berkomunikasi dengan baik, hal itu akan membawa nilai-nilai kepercayaan, komitmen, dan menciptakan hubungan yang lebih baik dalam berbagai aspek kehidupan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan bijak terkait tema pelatihan, “Dare to Speak, Dare to Action berarti berani berbicara adalah langkah awal untuk membawa perubahan.
“Ketika kita berani menyuarakan gagasan dan bertindak, kita sedang membuka jalan menuju kesuksesan. Jangan takut untuk mencoba, karena setiap kata yang disampaikan dengan percaya diri dapat menjadi awal dari sesuatu yang besar,” jelasnya.

Dalam pelatihan ini, para pemateri menyampaikan materi yang sangat berguna bagi peserta:
Dr. Asraf, S.E., M.M., menekankan pentingnya personal branding. Ia menyampaikan bahwa cara berkomunikasi dan cara membangun citra diri akan sangat mempengaruhi kesuksesan di dunia profesional.
“Personal branding bukan hanya tentang bagaimana orang lain melihat kita, tetapi juga tentang bagaimana kita mengelola komunikasi dan memperlihatkan kekuatan diri kita,” terangnya.
Dr. David C.E. Lisapaly, S.E., M.M., berbicara tentang menggali potensi diri. Ia mengajak peserta untuk lebih mengenal kekuatan yang ada dalam diri mereka, dan bagaimana cara mengoptimalkan potensi tersebut untuk menghadapi berbagai tantangan.
Dr. Rince Tambunan, S.E., M.M., memberikan pelatihan mengenai membangun kepercayaan diri serta teknik-teknik dasar dalam latihan vokal, pernapasan, dan pidato.
Ia menjelaskan bahwa kontrol suara, penggunaan pernapasan yang tepat, dan latihan berbicara dengan percaya diri sangat penting dalam berbicara di depan umum.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta mampu lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum, mengasah kemampuan komunikasi mereka, serta siap menghadapi tantangan di dunia profesional. Program ini menjadi salah satu wujud komitmen STIE Enam Enam Kendari dalam mencetak lulusan yang berkualitas dan siap bersaing.
Reporter: La Niati












