DPRD Kota Kendari Tegaskan Komitmen Penuh dalam Pengendalian Harga Pangan

Ketgam: Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Jabar Aljufri saat menjadi narasumber utama dalam Rakor pengendalian harga pangan Kota Kendari

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menegaskan komitmennya dalam mengawal stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Jabar Aljufri, saat menjadi narasumber utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Harga Pangan Kota Kendari Tahun 2026, Rabu (9/9/2026).

Rakor yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kendari itu digelar untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga ketersediaan sekaligus keterjangkauan harga bahan pangan pokok.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Kendari Hj. Siska Karina Imran, Kejaksaan Negeri Kendari, Kepolisian Resor Kendari, Dinas Ketahanan Pangan, serta sejumlah distributor pangan di Kota Kendari.

Dalam paparannya, Jabar mengatakan DPRD Kota Kendari berkomitmen mengawal pengendalian harga pangan melalui pelaksanaan tiga fungsi konstitusional DPRD, yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Dari sisi legislasi, kata dia, DPRD bersama Pemerintah Kota Kendari telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah.

“Regulasi ini memberikan kepastian hukum dalam mengantisipasi krisis pangan, gejolak harga, serta keadaan darurat lainnya,” ujar Jabar.

Melalui Perda tersebut, DPRD mendorong pengadaan pangan pokok strategis bersumber dari produksi lokal. Selain itu, regulasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dengan BUMD dan BUMN dalam penyediaan pergudangan yang memadai serta mendorong pemanfaatan lahan pekarangan warga untuk mewujudkan kemandirian pangan.

Sementara dari sisi fungsi anggaran, Jabar menegaskan DPRD memastikan alokasi APBD diarahkan secara tepat sasaran, khususnya pada perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan.

“Pada OPD terkait, kami menganggarkan Cadangan Pangan Darurat, Gerakan Pangan Murah sebagai jaring pengaman harga, serta kerja sama antar daerah untuk pengamanan pasokan,” jelasnya.

DPRD juga memberikan dukungan terhadap sejumlah program di sektor pertanian, seperti Tabe Di (Tanam Cabe), Kendari Berkebun dan pengembangan Urban Farming.

Menurut Jabar, program tersebut penting untuk meningkatkan produksi pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan Kota Kendari terhadap pasokan dari luar daerah.

“Program-program ini kami dukung penuh agar produksi pangan lokal meningkat dan ketergantungan terhadap pasokan luar daerah dapat berkurang,” katany
Ia menambahkan, pengendalian harga pangan membutuhkan sinergi lintas sektor. Karena itu, DPRD mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi agar kebijakan pengendalian harga tidak hanya bersifat responsif ketika terjadi gejolak, tetapi juga mampu mengantisipasi potensi gangguan pasokan sejak dini.

Reporter: Lan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *