Konsolidasi Kekuatan Politik, Hanura Bombana Gelar Muscab IV

Ketgam: Pose bersama usai Muscab ke IV DPC Partai Hanura Bombana

KENDARI, TAJUKSULTRA.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Bombana menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IV di salah satu hotel di Kota Kendari, Jumat (26/6/2026). Muscab tersebut sebagai langkah awal untuk menyusun kepengurusan dan kebangkitan Hanura di Kabupaten Bombana. Sekaligus menetapkan H. Bustam, M.Si sebagai kandidat tunggal Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Bombana untuk memimpin kepengurusan periode berikutnya.

Pelaksana Tugas (Plt) DPC Partai Hanura Bombana, Idris, mengatakan kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan strategi politik yang efektif guna mengembalikan kejayaan Partai Hanura di Kabupaten Bombana.

Menurut Idris, Hanura memiliki modal politik yang kuat setelah menjadi salah satu partai pengusung utama pasangan pemenang Pilkada Bombana. Keberhasilan tersebut diyakini menjadi pijakan untuk memperkuat posisi partai dalam menghadapi kontestasi politik berikutnya.

“Kami berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa dampak positif bagi perjalanan Partai Hanura ke depan. Apalagi calon Ketua DPC yang diusung saat ini merupakan ketua tim pemenangan pasangan yang berhasil memenangkan Pilkada Bombana. Ini menjadi harapan besar bagi seluruh kader,” ujarnya.

Ia menegaskan, target utama Hanura adalah kembali memiliki keterwakilan di DPRD Kabupaten Bombana sekaligus mengembalikan posisi partai sebagai salah satu kekuatan politik utama di daerah. Idris juga mengajak Ketua DPC yang telah ditunjuk dan mendapat persetujuan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura untuk merangkul seluruh elemen partai, baik pengurus lama maupun pengurus baru, agar konsolidasi organisasi berjalan semakin solid.

“Semua kader harus bersatu membangun kembali Partai Hanura. Sesuai visi partai, kita harus semakin dekat dengan masyarakat agar mampu merebut kembali simpati rakyat Kabupaten Bombana,” katanya.

Ia menambahkan, H. Bustam, M.Si bukan sosok baru dalam dunia politik Bombana. Dengan pengalaman panjang sebagai anggota legislatif selama beberapa periode, Bustam dinilai memiliki kapasitas dan jaringan politik yang kuat untuk membawa Hanura kembali berjaya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Hanura Sulawesi Tenggara (Sultra), H. Fajar Ishak DJ, SE. MH menegaskan bahwa Muscab IV bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum kebangkitan Hanura di Kabupaten Bombana.

Menurutnya, pelaksanaan Muscab merupakan tindak lanjut dari persetujuan DPP Partai Hanura. Hal ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan partai setelah kehilangan seluruh kursi DPRD Bombana pada periode 2024–2029.

“Dulu Hanura pernah memiliki wakil di DPRD Bombana selama dua periode. Kini saatnya kita bangkit kembali dan menempatkan kader-kader terbaik di parlemen pada pemilu lokal mendatang,” ujarnya.

DPD Hanura Sultra bahkan memasang target ambisius dengan meraih enam kursi DPRD Kabupaten Bombana pada Pemilu lokal 2031 mendatang.

Fajar Ishak menilai keputusan DPP Partai Hanura mengusung H. Bustam, M.Si sebagai kandidat tunggal Ketua DPC Partai Hanura Bombana merupakan pilihan yang tepat. Rekam jejak Bustam dinilai tidak diragukan karena telah mengabdikan diri di dunia politik sejak Pemilu 1997, ketika Bombana masih menjadi bagian dari Kabupaten Buton. Selain pernah menjadi anggota DPRD, Bustam juga memiliki pengalaman sebagai anggota DPRD Provinsi Sultra

“Hanura tidak salah memilih H. Bustam, M.Si. Pengalaman, kapasitas, dan rekam jejak beliau menjadi modal besar untuk mengembalikan kejayaan Partai Hanura di Bombana. Kami optimistis di bawah kepemimpinan beliau, Partai Hanura kembali memperoleh kepercayaan masyarakat, merebut kursi DPRD, bahkan menjadi pemenang Pemilu di Kabupaten Bombana,” pungkas Fajar Ishak yang juga sebagai anggota DPRD Sultra dua periode dari Partai Hanura.

Reporter: Niati

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *